Wisuda Program Sarjana Angkatan kedua TANRI ABENG UNIVERSITY

Jakarta, 11 november 2017 – Pada tanggal 11 November 2017, senat akademik Tanri Abeng University mengadakan rapat senat akademik terbuka  dalam rangka wisuda program sarjana (S1) dengan mengambil tema “mencetak generasi hebat melalui kepemimpinan & kewirausahaan”, yang bertempat langsung di Ballroom Tanri Abeng University.

Dalam hal ini, Dr. Tanri Abeng, MBA. sebagai Rektor Tanri Abeng University, mengatakan bahwa untuk membangun sumber daya manusia yang unggul, membangun institusi yang kokoh dan membangun system yang handal, tidak bisa dilepaskan dari peran dunia pendidikan. Dalam sambutanya, beliau juga menekankan pada para pendidik yang juga harus memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan yang memadai dan  tunduk pada prinsip-prinsip dasar yang harus dimiliki oleh profesional dalam mendidik anak bangsa sehingga menjadi aset sumber daya manusia yang jauh lebih penting dari pada sumberdaya alam (inherited resources).

Acara rapat senat akademik Tanri Abeng University, wisuda program sarjana (S1) ini, selain juga dihadiri Wakil walikota Jakarta Selatan, perwakilan Kopertis wilayah 3, ketua yayasan AnakKuang, Camat Pesanggrahan dan Lurah Ulujami, juga mengundang menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (EDSM), bapak Ignasius Jonan, yang kali ini diwakili langsung oleh bapak Ir.Archandra Tahar ,M.Sc., Ph.D. wakil menteri ESDM Republik Indonesia, yang juga langsung menyajikan orasi ilmiah.

Dr. Tanri Abeng, MBA. sebagai Rektor Tanri Abeng University menutup sambutannya dengan mengingatkan wisudawan dan wisudawati untuk selalu mengedepankan karakter untuk selalu memberikan yang terbaik (giving the best), yang dijiwai dengan akhlak dan budi pekerti yang mulia. Implementasikan selalu prinsip Kerja 5As (Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Mawas, Kerja Tuntas dan Kerja Ikhlas) dalam diri pribadi, serta lingkungan aktivitas dan pekerjaan.       

  

Kegiatan kunjungan Universitas Tanri Abeng ke Universitas Terbuka pusat

Hari selasa, tanggal 7/10/2017, telah dilaksaakan kegiatan kunjungan Universitas Tanri Abeng ke Universitas Terbuka pusat yang bertempat di Jalan Cabe Raya, Pondok Cabe.
Dalam kesempatan ini, kunjungan Universitas Tanri Abeng ke Universitas Terbuka, bertujuan untuk lebih memahami dan mempelajari Penerapan PJJ dan Elearning di Universitas Terbuka dan Menjajaki kerjasama antara Universitas Terbuka dan Universitas Tanri Abeng.
Pada kesempatan tersebut, tim Universitas Tanri Abeng, dipimpin langsung oleh bapak Prof. Dr. Muh. Nur Sadik, MPM, sedangkan dari pihak Universitas Terbuka diwakili oleh ada Kunjungan Studi ini Pihak UT diwakili oleh kepala LPPM, Pembantu Rektor 4, kepala bagian komputer, kepala Hub internasional dan Kepala Pusat.

  

Mahasiswa Prodi Business Administration TAU Mengikuti ITB CEO NET & Technopreneurship Festival 2017

Bandung-Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) Institut Teknologi Bandung (ITB) mengadakan Technopreneurship Festival ITB 2017 pada tanggal 12 dan 13 Oktober 2017 di Aula Barat dan Timur Kampus ITB Bandung dengan tema besar ‘Kolaborasi Membang un Infrastruktur & Ekosistem Inovasi’. Acara tersebut mencakup seminar yang mengundang pembicara dari pihak Industri, Universitas dan Pemerintah, Start up Exhibition, Focus Group Discussion (Transportasi, Hankam, TIK), dan Business Matching.

 

Para peserta start Up Exhibition dan Business Matching diseleksi oleh pihak LPIK ITB melalui beberapa tahapan dan diakhiri dengan presentasi yang dilakukan pada tanggal 24 Juli 2017. Alhamdulillah, Mahasiswa TAU yang berasal dari Prodi Business Administration Sdr. Muhammad Zaki lolos sebagai peserta pada kegiatan tersebut dengan mengusung Digital Business dengan brand “Quranlab.id”. “Quranlab.id” merupakan tugas kuliah Zaki beserta teman-temannya di mata kuliah Business Capstone yang merupakan mata kuliah tingkat akhir bagi mahasiswa dengan konsentrasi Entrepreneurship untuk merealisasikan bisnisnya dari sebuah ide menjadi bisnis dengan konsep dan teori yang telah diajarkan. Dengan ikut sertanya Zaki dalam acara tersebut dapat memberikan pengalaman berharga dan semangat bagi Zaki dan teman-teman yang lainnya untuk terus berusaha dan berprestasi di bidang business. Hal ini juga membuktikan bahwa mahasiswa TAU dapat bersaing dengan mahasiswa lainnya dalam prestasi Digital Business.

  

Visitasi Akreditasi Prodi Teknik Informatika

 

Pada tanggal  19 Oktober 2017, Tanri Abeng University mendapatkan visitasi akreditasi prodi Teknik Informatika oleh BAN-PT yang di wakili oleh bapak Dr.Ahmad Ashari, dari Universitas Gajah Mada dan Bapak Purwanto, PhD, dari Universitas Dian Nuswantoro yang berlangsung dari pukul 08:00 hingga 18:00.

Akreditasi merupakan sebuah proses evaluasi lembaga pendidikan tinggi yang dilakukan oleh pihak di luar lembaga independen, hal ini bertujuan untuk menstandarisasi dan menjamin mutu alumni perguruan tinggi sehingga kualitas lulusan antara perguruan tinggi tidak terlalu bervariasi dan sesuai dengan kebutuhan

Proses akreditasi yang dilakukan terdiri dari 7 kriterian penialain, yaitu:

1. Visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaiannya
2. Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjaminan mutu
3. Mahasiswa dan lulusan
4. Sumber daya manusia
5. Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik
6. Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi
7. Penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat dan kerjasama

Wakil Rektor Tanri Abeng University, Prof. Dr. Muh. Nur Sadik, MPM,  menyebutkan bahwa Akreditasi sangat perlukan untuk standardisasi mutu pendidikan suatu lembaga pendidikan, sehingga dapat meningkatkan kualitas suatu lembaga pendidikan perguruan tinggi dalam bersaing di secara global di masa mendatang.

  

Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi TAU Paparkan Makalah pada Konferensi Internasional di Australia

PerthDigitising Earlychildhood International Conference 2017 yang diselenggarakan oleh Edith Cowan University pada tanggal 11-15 September 2017 di Perth, Australia mendatangkan sejumlah pemakalah dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Singapura, Amerika Serikat, Inggris, Denmark, Irlandia, dan juga Australia. Pemakalah dari Indonesia yang hadir pada konferensi ini berasal dari Tanri Abeng University, Jakarta.

Kita patut bangga sebagai civitas akademika Tanri Abeng University akan keikutsertaan salah satu mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Tanri Abeng University, yaitu Yute Inten Apsari. Mahasiswi Kelas Internasional ini berkolaborasi dengan Dosen Ilmu Komunikasi TAU, Erna Mariana Susilowardhani, M.Si dalam melakukan riset dan mempresentasikan dua makalah sekaligus dengan judul “Building Digital Literacy at Harapan Ibu Kindergarten, Indonesia” dan “Media Online Use by very Young Childhood: What Do They Look for?”

Menurut Erna, keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan ilmiah ini bertujuan untuk membumikan penelitian di kalangan mahasiswa dan juga memberikan pengalaman konferensi internasional untuk mahasiswa Kelas Internasional di Tanri Abeng University. Kegiatan ilmiah ini juga mendapat dukungan dari Rektor Dr. Tanri Abeng, MBA dan juga Prof. Dr. Muh. Nur Sadik, MPM. Selaku Rektor dan Wakil Rektor Tanri Abeng University dalam rangka meningkatkan jumlah penelitian dan keikutsertaan konferensi dengan skala internasional.

Sebagai mahasiswi, Yute mengaku senang dan banyak mendapatkan ilmu pada ajang ini yang merupakan konferensi ilmiah pertama yang diikutinya. “Saya merasa senang sekali bisa berpartisipasi dalam acara ini, terlebih lagi saya bisa belajar secara langsung dari para kandidat PhD, Doktor, dan Profesor dari berbagai negara tentang tema yang diusung dan juga tentang bagaimana membuat dan menyampaikan presentasi ilmiah yang baik, ringkas, tapi tetap sarat informasi,” kata Yute.

Hadir pula sejumlah keynote speakers, di antaranya Profesor Sonia Livingstone dari London School of Economic, Profesor Jackie Marsh dari University of Sheffield, Profesor Brian O’Neill dari Dublin Institute of Technology, Dr. Donell Holloway dari Edith Cowan University, Profesor Caroline Barratt-Pugh dari Edith Cowan University, dan Associate Professor Tama Leaver dari Curtin University.

Konferensi ini bertujuan untuk menambah wacana keilmuan, khususnya terkait dengan penggunaan perangkat digital di kalangan anak usia dini yang menjadi fenomena saat ini yang terkait dengan literasi, strategi, dan kebijakan yang dapat menyelamatkan anak usia dini dari kemajuan teknologi digital dan penggunaan yang aman bagi mereka. (red).

  

Mahasiswa TANRI ABENG UNIVERSITY Mewakili Indonesia Di Amerika Serikat

Kabar baik datang dari Negeri Paman Sam. Seorang mahasiswa TANRI ABENG UNIVERSITY, Dimas Kalimasyada terpilih menjadi salah satu peserta dari 21 pemuda ASEAN untuk mengikuti program YSEALI ( Young South East Asia Leaders Initiative) Academic Fellowship 2017.

Program yang di inisiasi oleh  Presiden Barack Obama pada tahun 2014 ini adalah forum Internasional yang di selanggarakan dan didanai oleh pemerintah Amerika Serikat. Dimas bersama 3 pemuda Indonesia lainnya (Maxi, Annisa, dan Youwen) mewakili Indonesia untuk menimba ilmu dan beradu ide kewirausahaan selama 5 pekan di Universitas of Connecticut.

Universitas Connecticut adalah salah satu universitas terbesar dan terbaik di State Connecticut , Amerika Serikat. Terletak di Kota Storrs, Universitas ini memiliki spesialisasi di bidang kewirausahaan dan dikenal sebagai salah satu pusat studi kewirausahaan dunia. Tak ayal, Universitas ini menjadi tempat yang pas bagi Dimas untuk belajar kewirausahaan.

Selain  belajar di UCONN (University of Connecticut), para peserta juga melakukan aktifitas kunjungan ke perusahaan-perusahaan multi national company,  bisnis start up, lembaga-lembaga wirausaha sosial, melakukan cultural exchange, aktifitas host-family, community service dan juga kunjungan universitas top dunia seperti HARVARD University dan YALE University untuk presentasi ide bisnis yang sudah di siapkan selama karantina.

Dari program ini, peserta diharapkan  bisa mematangkan ide bisnis sosialnya yang  kemudian siap untuk di aplikasikan sekembalinya ke Indonesia.